Tampilkan postingan dengan label Ayo Belajar Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayo Belajar Linux. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2018

SHARING BERSAMA MAS PUTRA AMAR MUKTI PAMUNGKAS | FILE SYSTEM & PERINTAH DASAR LINUX

Oktober 12, 2018 0 Comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

-Pendahuluan-
Halo teman-teman pengunjung blog saya, kali ini saya akan sharing tentang apa yang telah di sharing oleh mas Putra Amar Mukti Pamungkas dari SMK N 1 Kediri. Mas Amar sharing tentang file system linux dan perintah-perintah dasar linux.

-Latar Belakang-
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama.

-Maksud dan Tujuan-
Memahami file system dan perintah dasar linux

-Waktu pelaksanaan-
15.00 s/d selesai

-Pembahasan-
Sistem file (file system) atau sistem berkas merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. Sistem file di Linux dan Unix diorganisasikan secara hirarki, seperti struktur pohon. Level tertinggin dari sistem file adalah direktori root atau /. Semua file dan direktori yang lain berada dibawah direktori root. Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menunjukkan path lengkap ke file cheeses.odt yang berada di direktori jebediah, yang juga berada dibawah direktori home, dan semuanya berada dibawah direktori root (/).
Dibawah direktori root (/) sejumlah direktori-direktori penting bersama-sama membentuk distribusi Linux. Berikut ini adalah daftar direktori-direktori yang berada langsung dibawah direktori (/):
  • /bin - aplikasi-aplikasibiner penting
  • /boot - file-file konfigurasi boot, kernel, dan file lain yang dibutuhkan ketika sistem booting
  • /dev - berisi file-file device (divais) seperti /dev/tty, /dev/input/mice.
  • /etc - file konfigurasi, skrip startup, dll (etc)...
  • /home - direktori home bagi masing-masing user
  • /initrd - digunakan untuk mengkustomisasi initrd yang berjalan saat proses boot
  • /lib - pustaka-pustaka yang diperlukan oleh sistem
  • /lost+found - menyediakan sistem lost+found untuk file yang berada dibawah direktori root (/)
  • /media - partisi yang secara otomatis dimount di harddisk dan removable mediaseperti CD, kamera digital, dll.
  • /mnt - mounted filesistem secara manual di harddisk
  • /opt - menyediakan lokasi untuk aplikasi-aplikasi optional yang akan diinstal
  • /proc - direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses yang sedang berjalan
  • /root - direktori home bagi user root, diucapkan 'slash-root'. bedakan dengan /
  • /sbin - biner-binersistem yang penting, biasanya aplikasi-aplikasi bagi admin
  • /srv - can contain files that are served to other systems
  • /sys - berkas sistem (system)
  • /tmp - berkas sementara (temporary)
  • /usr - aplikasi dan berkas yang tersedia untuk digunakan untuk pengguna (users)
  • /var - berkas variabel seperti log dan basis data

    Sedangkan perintah dasar linux ada banyak macamnya. Berikut ini adalah beberapa dari perintah-perintah dasar di linux :
    • sudo

      Menjalankan program sebagai user root atau super user.
    • ls

      Melihat daftar file & folder yang ada direktori pada saat itu, contohnya | $ ls /var/lib | digunakan untuk melihat apa saja yang ada pada folder lib.
    • cd

      Masuk ke direktori yang diinginkan, contohnya seperti | $ cd /home/ | untuk menjadikan folder home sebagai direktori pada saat itu.
    • mkdir <nama folder>

      Membuat folder pada direktori kerja pada saat itu.
    • pwd

      Melihat direktori kerja yang pada saat itu aktif. Contoh hasilnya “/home/niagahoster”
    • vim

      Membuka text editor Vim untuk mengedit teks.
    • cp <asal> <tujuan>

      Menyalin file dan folder, bisa ke folder itu juga atau ke folder yang lain. Seperti | $ cp /home/test.php /var/www/html | akan memindahkan file test.php ke folder html. Sedangkan jika menyalin folder harus menggunakan opsi “-r”.
    • mv <asal> <tujuan>

      Memindahkan file dan folder, bisa ke folder itu juga atau ke folder yang lain. Seperti | $ cp /home/test.php /var/www/html | digunakan untuk memindahkan file test.php ke folder html.
    • rm <file>

      Menghapus file, bisa juga untuk menghapus folder pada direktori tertentu.
    • find <nama file>

      Mencari file dalam direktori hirarki. Contoh penggunaannya | $ find -name niagahoster.txt |
    • history

      Perintah dasar linux ini digunakan untuk melihat riwayat perintah yang sudah pernah digunakan sebelumnya. Jika ingin mencari perintah tertentu bisa menggunakan $ history | grep apt untuk mencari nama perintah yang sudah pernah diketikan dan mengandung potongan kata apt.
    • cat

      Melihat isi dari sebuah file, bisa juga untuk menggabungkan isi dari dua buah file. Contohnya | $ cat niagahoster1.txt niagahoster2.txt |.
    • echo

      Perintah ini digunakan untuk menampilkan satu baris teks. Bisa juga untuk menuliskan sebuah teks kedalam file, contohnya seperti berikut | $ echo “Teks” >> niagahoster.txt |. Perintah tersebut akan menuliskan “Teks” ke dalam file “niagahoster.txt”, jika file tersebut belum ada maka otomatis akan dibuat.
    • grep

      Menampilkan baris yang mengandung kata yang sama sesuai dengan pattern, contohnya seperti | $ grep -i source niagahoster.txt | maka akan memunculkan baris yang mengandung kata “source” pada “niagahoster.txt”.
    • wc

      Menampilkan baris baru, kata, dan bite pada sebuah file.
    • sort

      Mengurutkan hasil dari pembacaan isi file.
    • chmod

      Mengganti hak akses pada sebuah file. Contohnya jika ingin menggani hak akses niagahoster.txt menjadi 644 menggunakan baris perintah | $ chmod 644 niagahoster.txt |.
    • chown

      Mengganti pemilik dan group dari sebuah file. Contohnya jika ingin mengubah kepemilikan niagahoster.txt menjadi “niaga” bisa menggunakan perintah | $ chown niaga:niaga niagahoster.txt |. Kata “niaga” di depan merujuk pada user sedangkan “niaga” di belakang merujuk pada nama group.
    • su

      Mengganti user ID, contohnya | $ su <nama user> | atau menjadikan user pada saat itu menjadi super user.
    • passwd

      Perintah ini digunakan untuk mengganti password dari user. Mengetikan | $ sudo passwd | mengganti password user pada saat itu, sedangkan | $ sudo passwd niagahoster | digunakan untuk mengganti password user “niagahoster”.
    • who

      Perintah dasar linux ini digunakan untuk menampilkan user pada saat ini dipakai.
    • ps

      Menampilkan snapshot  process yang sedang berjalan.
    • kill

      Menghentikan program yang berjalan dengan menggunakan signal. Biasanya perintah ini ditambahkan opsi “-9” pada saat mengeksekusi. Contohnya seperti | $ sudo kill -9 373 |, 373 adalah PID dari proses yang sedang berjalan.
    • tar

      Ini merupakan program pengarsipan atau untuk mengumpulkan beberapa file menjadi satu file, dengan ekstensi “namafile.tar”. Perintah ini juga menggunakan beberapa opsi, sebagai contoh, opsi “c” untuk membuat arsip, opsi “v” untuk operasi verbose, sedangkan “f” untuk menentukan nama file.
    • zip

      Alat kompresi file menjadi “,zip”, hampir sama penggunaannya dengan tar.
    • unzip

      Mengekstrak/membongkar file “.zip”.
    • ssh

      Mengakses komputer/server dari jarak jauh. Contoh perintah yang bisa digunakan seperti | $ ssh <namauser>@<ip> |.
    • scp

      Menyalin file dari host lain yang terhubung dalam satu jaringan. Contohnya | $ scp <file> <user>@<ip>:<folder tujuan> |
    • fdisk

      Menampilkan list partisi pada perangkat, biasanya menggunakan opsi “-l”, contohnya | $ sudo fdisk -l |
    • mount

      Melampirkan sebuah filesystem kedalam satu folder besar. Sehingga tidak perlu melakukan akses langsung ke filesystem. Sebagai contoh menggunakan | $ sudo mount /dev/sda2 /mnt |. Perintah ini akan membuat isi partisi /dev/sda2 bisa diakses melalui /mnt.
    • umount

      Mengunlock perintah mount, contohnya | $ umount /mnt | digunakan untuk memutuskan perintah mount pada folder /mnt.
    • du

      Menampilkan ukuran file secara rekursif.
    • df

      Menampilkan penggunaan ruang disk pada filesystem.
    • quota

      Menampilkan ruang disk dan batasannya.
    • reboot

      Menjalankan perintah restart.
    • poweroff

      Menjalankan perintah shutdown.
    • gedit

      Membuka Text Editor untuk mengedit teks file.
    • kate

      Program yang digunakan sebagai file editor pada KDE, beberapa sistem operasi harus melakukan instalasi terlebih dahulu. Fungsinya hampir sama seperti Gedit.
    • bg

      Membuat proses foreground untuk berjalan di background.
    • fg <id program>

      Membuat background proses menjadi foreground proses.
    • jobs <id program>

      Menampilkan nama dan ID dari background jobs.
    • sed

      Memfilter teks pada sebuah file dan menggantinya dengan teks yang baru. Contoh penggunaannya sed | ‘s/niaga/hoster/g’ niagahoster.txt |
    • awk

      Perintah ini digunakan untuk memindah teks dan memproses bahasa.
    • locate

      Digunakan untuk menemukan atau mencari file.
    • ifconfig

      Melihat IP yang sedang terkoneksi dan network device apa saja yang tersedia.
    • date

      Menampilkan tanggal hari ini.
    • nano

      Perintah digunakan sebagai text editor yang tidak perlu membuka jendela baru. Hampir sama dengan Vi namun lebih manusiawi.
    • top

      Melihat semua proses yang sedang berjalan, diurutkan dari proses yang paling besar. Fungsinya hampir sama seperti system monitor.
    • clear

      Membersihkan jendela terminal. Jadi isi jendela terminal akan kosong, namun jika di scroll keatas maka perintah yang sebelumnya dijalankan masih bisa terlihat.
    • dpkg -i <namapackage>.deb

      Berguna untuk melakukan instalasi paket dengan ekstensi “.deb”. Terkadang bisa juga menggunakan program “gdebi”, tetapi harus install.
    • uname

      Menampilkan versi kernel yang dipakai, tanggal instalasi, dan jenis arsitektur sistem operasi.
    • *

      Ini adalah sebuah tanda yang digunakan untuk mendeskripsikan satu string yang digunakan untuk memberikan deskripsi singkat dari satu elemen.
-Dokumentasi-
Berikut ini beberapa dokumentasi pada saat mas amar sharing.





 Disini ada mas syafi'i yang mencoba untuk membuat directory didalam directory

 Tapi tampaknya mas syafi'i masih gagal mencoba nih, jangan patah semangat ya mas.
Nah kalau ini ada mas ferdy yang juga mau mencoba untuk membuat directory didalam directory, dan mas ferdy berhasil, selamat ya mas.
 
-Kesimpulan-
Hampir semua perintah dasar Linux itu sederhana dan bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan eksekusi.Meskipun masih banyak perintah yang lainnya, paling tidak perintah – perintah tersebut menjadi dasar mengenali perintah Linux lain. Supaya Anda bisa mengoperasikan sistem operasi LInux dengan mudah.
  -Referensi-
https://id.wikipedia.org/wiki/Linux
https://help.ubuntu.com/kubuntu/desktopguide/id/directories-file-systems.html
https://www.niagahoster.co.id/blog/perintah-dasar-linux/

-Penutup-
Sekian dari postingan blog saya, maaf jika ada kekurangan atau kesalahan kata. Maafkan juga hasil dokumentasi saya yang tak seberapa.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 17 September 2018

PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX

September 17, 2018 0 Comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
-Pendahuluan-
Halo teman-teman pengunjung blog saya, kali ini saya akan memposting tentang perintah-perintah dasar linux.

-Pengertian-
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama.

-Latar Belakang-
Sebagai pengguna linux, kita harus mengetahui perintah-perintah dasar linux karena itu merupakan dasar kita ketika kita menggunakan linux jadi hal itu sangatlah penting

-Maksud dan Tujuan-
Supaya lebih mempermudah kita dalam menggunakan sistem operasi Linux, seperti memindahkan file, menghapus file, melihat isi file, mengganti nama, dan lain sebagainya.

-Alat dan bahan yang dibutuhkan-
-Laptop yang bersistem operasi linux

-Pembahasan-
cd : merupakan singkatan dari change directory yang berfungsi untuk berpindah direktori menggunakan cd.
cp : untuk mengcopy suatu file.
rm : yang merupakan singkatan dari remove files yang berfungsi untuk menghapus suatu data atau file.
rm –fr : perintah yang kepanjangan recursive remove yang berfungsi untuk menghapus suatu file, directory, atau subdirectory. Perlu berhati-hati menggunakan perintah ini karena perintah ini dapat menghapus semua data pada sistem, dan di Linux tidak ada perintah undelete.
mkdir : berfungsi untuk membuat directory baru, kepajangan dari perintah ini adalah make directory.
cat : melihat isi file
more : digabung dengan perintah cat mengunakan | dengan perintah more kita dapat melihat isi suatu file, dan isi file tersebut dapat di tampilkan layar per layar.
clear : perintah ini berfungsi untuk membersihkan layar dari directory yang aktif.
who : Untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login).
exit : Untuk keluar dari sistem .
cal :menampilkan kalender
date : Menunjukkan atau mengatur tanggal.
ls : berfungsi untuk menampilkan direktori yang aktif. Jadi jika kita terlalu banyak membuka suatu direktori, kita hanya perlu mengetik perintah “ls” yang di ikuti nama direktori yang ingin kita buka pada program root terminal. Maka akan muncul pada layar dengan sendirinya.
arch : Perintah untuk menapilkan arsitekture prosessor
nano : editor text standart debian untuk mengedit file
vi : editor text sama dengan nano tetapi cara menggunakan nya berbeda
eject : perintah mengeluarkan cd-rom
eject -t : perintah memasukan cd-rom
apt-get update : perintah untuk mengupdate sistem mendapatkan catatan versi aplikasi baru
apt-get upgrade : mengistall seluruh aplikasi baru secara otomatis dari catatan yang telah diterima
ln -s : membuat sebuah tautan atau simbolik antar file
lsusb : menapilkan usb yang ada dan perankat yang menempel
lshw : menampilkan seluruh hardware yang menempel
adduser : menambah user baru
passwd : menggati password user
reboot : merestart pc
poweroff / halt : mematikan pc
wget : mendownload suatu file dari sebuah tautan
w3m / elinks : semacam browser tapi melalui CLI
ifconfig : perintah menampilkan eth yang hidup dan networknya
ifconfig -a : perintah menampilkan semua eth dan networknya
hostaname : perintah menampilkan hostname
apt-get install : perintah mengistall aplikasi untuk pc dari repositori
apt-get remove : perintah menghapus aplikasi yang terinstall
apt-get install -f : perintah mengistall semua depedensi atau kekurangan paket dalam intallasi aplikasi tertantu
dpkg -i : mengistall aplikasi dari .deb file
man : perintah untuk melihat manual page dari suatu perintah

-Kesimpulan-
Hampir semua perintah dasar Linux itu sederhana dan bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan eksekusi.

-Referensi-

-Penutup-
Sekian dari postingan saya kali ini, jika ada kekurangan atau kesalahan kata saya mohon maaf.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Sabtu, 15 September 2018

APA ITU LINUX? | PENGERTIAN, SEJARAH, STRUKTUR SYSTEM, DAN FOLDER SYSTEM LINUX

September 15, 2018 0 Comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
-Pendahuluan-
Halo teman-teman pengunjung blog saya dimanapun anda berada, kali ini saya akan memposting tentang perkenalan linux.

-Pengertian-
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix.

-Maksud dan Tujuan-
Untuk mengenal linux lebih dalam. Karena katanya kalau tak kenal maka tak sayang. Udah kenal tapi kok belum sayang-sayang #eh.

-Pembahasan-
1. Pengertian Linux
Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

2. Sejarah Linux
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software). Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung.

3. Struktur System Linux
1) Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.

Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing. Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam.

2) Shell adalah penterjemah (command line interpreter). Pada Linux disebut sebagai terminal. Perangkat lunak inilah yang menjadi jembatan antara user dengan sistem linux. User cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. Shell, baik di linux maupun di UNIX digunakan untuk interaksi antara user dengan komputernya termasuk juga dalam mengontrol session UNIX dan pemrograman (scripting). UNIX shell menyediakan sekumpulan instruksi khusus yang dapat digunakan untuk membuat program shell script . Ada beberapa jenis shell yang umum ditemukan dalam distro Linux, yakni : Bash dan tcsh.

3) Aplikasi (aplication software) adalah program-program yang dibuat oleh user, untuk memenuhi kebutuhuannya sendiri. Program-program ini dapat dibuat dengan menggunakan sejumlah utilitas, perintah built-in milik shell, atau dibangun dengan bahasa pemrograman seperti C, COBOL,atau Phyton dan berbagai development tool seperti oracle dan Informix. Bisa juga berupa program pake yang dibeli dari pemasok perangkat lunak.

4. Folder System Linux
/ – root(File System) direktori yang membentuk basic sistem file. Semua file dan direktori secara logic berada di dalam root direktori ini walaupun dari lokasi yang berbeda.
/bin – Memuatkan program arahan yang merupakan sebagian dari sistem operasi Linux. Banyak perintah Linux seperti cat, cp, ls, more, dan tar terletak pada /bin.
/boot – Memuatkan Linux Kernel dan file lain yang diperlukan LILO dan GRUB boot manager.
/dev – Memuatkan semua file penting. Linux melakukan semua operasi utama komputer seperti sebuah file yang special. Semua file seperti ini terletak di /dev.
/etc – Memuatkan semua sistem konfigurasi file dan skrip installation pada /etc/rc.d sub direktori.
/home – Direktori Home menyimpan semua direktori home user.
/lib – Memuatkan file library, termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.
/media – Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.
/mnt – Direktori untuk mounting file sistem sementara.
/opt – Data – data instal / copy untuk aplikasi opsional. memuatkan informasi mengenai hard disk seperti yang dilihat melalui Linux.
/tmp – Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap kali sistem boot.
/usr – Memuatkan sub direktori untuk pelbagai program seperti sistem X Windows.
/usr/bin – Memuatkan file yang dapat diakses untuk pelbagai perintah Linux yang bukan merupakan sebahagian dari OS Linux.
/usr/include – Memuatkan file – file header dari bahasa program C dan C++.
/usr/lib – Memuatkan file – file library untuk bahasa C dan C++.
/usr/local – Memuatkan data lokal. Ia mengadung direktori yang sama seperti /usr.
/usr/sbin – Memuatkan perintah – perintah administration.
/usr/share – Memuatkan data yang digunakan oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumen.
/usr/src – Memuatkan source code untuk Linux kernel.
/var – Memuat berbagai sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain – lain. Yang sering kali berubah kandungannya.
/var/lib – Memuatkan informasi tentang status aplikasi – aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini semasa melakukan sesuatu kerja.
/var/tmp – Memuatkan file sementara, isi direktori ini tidak dihapus semasa sistem dimatikan.

-Referensi-
https://id.wikipedia.org/wiki/Linux
Buku Konfigurasi Debian Server oleh Aji Kamaludin

-Penutup-
Sekian dari postingan blog saya kali ini, apabila terdapat kesalahan dan kekurangan saya mohon maaf.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb. 

Sabtu, 25 Agustus 2018

TUTORIAL MENGEXPORT KE PDF MENGGUNAKAN LIBRE OFFICE

Agustus 25, 2018 0 Comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

-Pendahuluan-
Halo teman-teman semua. Berjumpa lagi di blog saya yang apa adanya ini. Kali ini saya akan memposting tentang cara mengexport file pdf menggunakan libre office.

-Pengertian-
Majalah adalah penerbitan yang dicetak menggunakan tinta pada kertas, diterbitkan berkala, misalnya mingguan, dwimingguan, atau bulanan.

-Latar Belakang-
Latar belakangnya adalah ketika saya akan membuat suatu ebook menggunakan libre office, tentunya saya harus mengekspornya ke file pdf. Mengapa? Karena ketika saya menggunakan libre office, tidak semua orang menggunakan aplikasi tersebut sehingga apabila saya tetap menggunakan file berekstensi .odt maka bisa-bisa tidak support untuk dibuka di perangkat orang lain. Oleh karena itu saya memilih untuk menggunakan ekstensi file yang banyak disupport yaitu .pdf

-Maksud dan Tujuan-
Supaya bisa mengexport file ke format .pdf

-Alat dan Bahan-
1. Materi yang akan dibuat format pdf
2. Aplikasi libre office (disini saya menggunakan yang  writer)

-Waktu pelaksanaan-
kurang lebih 10 menit

-Pembahasan-
1. Buka libre office

2. Masukkan materfi/foto/hal yang akan kamu ubah ke pdf
3. Sesuaikan aturannya atau susunannya

4. Jika sudah selesai, klik ikon export to pdf di bagian atas libre office
5. Maka akan muncul tampilan baru yang menyuruh kita untuk mengatur tempat menyimpan hasil export dan namanya, kemudian jika sudah klik save

6. Nah, otomatis pdf sudah tersimpan, begini hasil punya saya.
-Kesimpulan-
Mengexport merupakan suatu hal yang mudah untuk dilakukan.

-Referensi-
https://id.wikipedia.org/wiki/Majalah

-Penutup-
Sekian dari postingan saya pada kali ini, apabila terdapat kesalahan atau kekurangan kata saya mohon maaf. Saya juga menerima kritikan dan saran dari teman-teman semua di kolom komentar dibawah.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.