Selasa, 31 Juli 2018

SHARING BERSAMA MBAH SURO : KOMUNIKASI

Juli 31, 2018 0 Comments

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Halo teman-teman! Berjumpa lagi di blog sederhana saya di postingan ke ... Kali ini saya akan berbagi kepada teman-teman tentang: Apa sih itu komunikasi?

-Pengertian

Komunikasi adalah suatu  di mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat, menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Komunikasi juga berarti suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain.

-Latar Belakang 

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another).
Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.

-Maksud dan Tujuan

Supaya pihak yang diajak berkomunikasi tidak terjadi miss communication dengan pihak yang mengutarakan komunikasi.

 -Hasil yang diharapkan

 Dapat menjalin komunikasi yang baik

-Uraian

Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
  • Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  • Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  • Saluran (channel) adalah media di mana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  • Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  • Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  • Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol")


Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.
  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.

Media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan.
  1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.

Model-model komunikasi
1. Model komunikasi linear
Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi. Suatu konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise), yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Gangguan ini selalu ada dalam saluran bersama sebuah pesan yang diterima oleh penerima.
2. Model interaksional
Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung. Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.
3. Model transaksional
Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi. Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi. Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.


Faktor yang mempengaruhi komunikasi diantaranya :
1. Latar belakang budaya.
Interpretasi suatu pesan akan terbentuk dari pola pikir seseorang melalui kebiasaannya, sehingga semakin sama latar belakang budaya antara komunikator dengan komunikan maka komunikasi semakin efektif.
2. Ikatan kelompok atau grup
Nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok sangat mempengaruhi cara mengamati pesan.
3. Harapan
Harapan mempengaruhi penerimaan pesan sehingga dapat menerima pesan sesuai dengan yang diharapkan.
4. Pendidikan
Semakin tinggi pendidikan akan semakin kompleks sudut pandang dalam menyikapi isi pesan yang disampaikan.
5. Situasi
Perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan/situasi.

-Kesimpulan

Kesimpulannya adalah, untuk melakukan komunikasi yang baik kita harus paham terlebih dahulu apa itu komunikasi dan sebagainya.


-Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi


Sekian dari blog saya, apabila terdapat kesalahan saya mohon maaf.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 30 Juli 2018

PERKENALAN INKSCAPE

Juli 30, 2018 0 Comments

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Halo teman-teman! Bertemu lagi di blog saya di postingan ke 8. Kali ini saya akan membagikan tentang Inkscape. Apa sih itu inkscape?

-Pengertian

Inkscape adalah sebuah perangkat lunak editor gambar vektor yang bersifat
bebas terbuka dibawah lisensi GNU GPL, tersedia untuk GNU/Linux, Windows, dan Mac OS X. Inkscape menggunakan format berkas Scalable Vector
Graphic (SVG) secara default.

-Latar Belakang

Inkscape dapat digunakan untuk membuat gambar vektor untuk berbagai kebutuhan, misalnya untuk membuat gambar ilustrasi pada web, ikon untuk smartphone, gambar kartun atau animasi, membuat garis sederhana, kaligrafi, logo, brosur, dan masih banyak lagi.

-Maksud dan Tujuan

Tujuan utama dari Inkscape adalah membuat perangkat grafik mutakhir yang memenuhi standar XML, SVG, dan CSS.

-Hasil yang Diharapkan

Dapat memanfaatkan inkscape dengan sangat kreatif dan inovatif serta mampu menghasilkan produk-produk multimedia yang beredukatif.

-Pokok Bahasan

1. Sejarah Inkscape
Inkscape dirintis pada tahun 2003 sebagai sebuah fork dari proyek Sodipodi. Proyek sodipodi sendiri sudah dikembangkan sejak tahun 1999 dengan menggunakan dasar Gill (Gnome Illustration Application) karya Raph Levien.
Fork tersebut dipandu oleh sebuah tim berjumlah empat orang yang beranggotakan mantan pengembang Sodipodi (Ted Gould, Bryce Harrington, Nathan Hurst, dan MenTaLguY) yang mana ke-empat orang tersebut lebih mengenali perbedaan dari tujuan project tersebut, keterbukaan untuk pihak ketiga agar dapat berkontribusi, dan ketidaksetujuan teknis sebagai alasan mereka melakukan forking Inkscape. Dengan Inkscape, mereka berpendapat fokus dan pengembangan untuk penerapan standar SVG dapat dilakukan secara lengkap, hal ini sedikit berbeda dengan pengembangan Sodipodi yang menekankan pada pembuatan sebuah program editor grafik vektor seperti pada umumnya yang mengorbankan implementasi SVG.
Sejak dikembangkan dalam fork tersebut, Inkscape yang semula menggunakan
bahasa pemrograman C ke C++; berubah menggunakan GTK+ toolkit C++ y
(gtkmm), antarmuka inkscape kemudian dirancang ulang sehingga lebih mudah jika ingin menambahkan sejumlah fitur baru. Pennerapannya terhadap standar SVG telah menunjukkan perbaikan yang signifikan, meski belum sampai saat ini lengkap karena SVG sendiri sampai sekarang juga masih terus dikembangkan
Berita baik kemudian muncul setelah Xara meluncurkan rencana untuk merilis
aplikasi pelukisan Xara Xtreme sebagai proyek Open Source, mereka mengungkapkan minat untuk bekerja sama dengan Inkscape agar kedua proyek ini dapat saling berbagi kode. Tujuannya adalah sebuah proyek dengan koordinasi yang baik sehingga tercipta editor grafik open source yang lebih hebat dari editor grafik apapun. Sejak tahun 2005 Inkscape ikut serta di dalam Summer of Code, sebuah program yang dikembangkan Google. Sejak bulan November 2007, sistem pencarian kesalahan program Inkscape ditanam ke Sourceforge, namun pada tanggal 21 November 2007 para pengembang menyatakan akan memindahkannya ke Launchpad.

 -Kesimpulan

Inkscape adalah aplikasi grafis vektor untuk pengguna OS Linux yang mirip dengan Photoshop dan open source sehingga bisa di unduh dengan gratis

-Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Inkscape

Nah, sekian dulu dari perkenalan dasar inkscape di blog saya. Semoga pembaca semua terbantu setelah membaca ini. Maaf jika ada kesalahan kata, Sekian dan terima kasih:)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Sabtu, 28 Juli 2018

SHARING BERSAMA MBAH SURO : STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

Juli 28, 2018 0 Comments

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Halo teman-teman! Bertemu lagi di blog saya. Kali ini saya akan sharing tentang SOP. Tetapi sebelum itu, apa itu SOP? 

-Pengertian 

Standart Operating Prosedure (SOP) adalah serangkaian instruksi kerja tertulis yang dibakukan (terdokumentasi) mengenai proses penyelenggaraan administrasi perusahaan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.

-Latar Belakang

Menurut Tjipto Atmoko, Standart Operasional Prosedur merupakan suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator-indikator teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan. 

-Maksud dan Tujuan

Tujuan Standard Operating Prosedure (SOP)
▪ Agar petugas/pegawai menjaga konsistensi dan tingkat
kinerja petugas/pegawai atau tim dalam organisasi
atau unit kerja.
▪ Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-
tiap posisi dalam organisasi.
▪ Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung
jawab dari petugas/pegawai terkait.
▪ Melindungi organisasi/unit kerja dan petugas/pegawai
dari malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.
▪ Untuk menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan,
duplikasi, dan inefisiensi.

-Hasil yang Diharapkan

standar-standar operasi prosedur diperlukan sebagai acuan kerja secara sungguh-sungguh untuk menjadi sumber daya manusia yang profesional, handal sehingga dapat mewujudkan visi dan misi perusahaan.

-Uraian

1. Manfaat Standar Operasional Prosedur
▪ sebagai standarisasi cara yang dilakukan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan yang menyelesaikan tugasnya.
▪ Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas.
▪ Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab individual pegawai dan organisasi secara keseluruhan.
▪ Membantu pegawai menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada intervensi manajemen, sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam
pelaksanaan proses sehari-hari.
▪ Meningkatkan akuntibilitas pelaksanaan tugas.
▪ Menciptakan ukuran standar kinerja yang akan memberikan pegawai cara konkrit untuk memperbaiki kinerja serta membantu mengevaluasi usaha yang telah dilakukan.
▪ Memastikan pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemerintahan dapat berlangsung dalam berbagai situasi.
▪ Memberikan informasi mengenai kualifikasikompetensi yang harus dikuasai oleh pegawai dalam melaksanakan tugasnya.
▪ Memberikan informasi dalam upaya peningkatan kompetensi pegawai.
▪ Memberikan informasi mengenai beban tugas yang dipikuloleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya.

2. Fungsi Standar Operasional Prosedur
▪ Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.
▪ Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.
▪ Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak
▪ Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja.
▪ Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin.

3. Tujuan Standar Operasional Prosedur
 ▪ Agar petugas/pegawai menjaga konsistensi dan tingkat kinerja petugas/pegawai atau tim dalam organisasi atau unit kerja.
▪ Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi.
▪ Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas/pegawai terkait.
▪ Melindungi organisasi/unit kerja dan petugas/pegawai dari malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.
▪ Untuk menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan, duplikasi, dan inefisiensi.

4. Keuntungan adanya Standar Operasional Prosedur▪ SOP yang baik akan menjadi pedoman bagi pelaksana,menjadi alat komunikasi dan pengawasan dan menjadikan pekerjaan diselesaikan secara konsisten.
▪ Para pegawai akan lebih memiliki percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yang harus dicapai dalam setiap pekerjaan.
▪ SOP juga bisa dipergunakan sebagai salah satu alat trainning dan bisa digunakan untuk mengukur kinerja pegawai.

5. SIMBOL-SIMBOL PROSEDUR OPERASI STANDAR

1. Format Umum Standard Operating Prosedure (SOP)
Ada empat faktor yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan format penyusunan Standard Operating Prosedure (SOP) yang akan dipakai oleh suatu organisasi yaitu:
• banyaknya keputusan yang akan dibuat dalam suatu prosedur.
• Banyaknya langkah dan sub langkah yang diperlukan dalam suatu prosedur.
• Siapa yamh dijadikan target sebagai pelaksana Standrard Operating Prosedure (SOP)
• tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan Standard Operating Prosedure (SOP) ini.

Ada 4 jenis format umum Standard Operating Prosedure (SOP)

a. langkah sederhana (simple steps)
Simple steps dapat digunakan jika prosedur yang akan disusun
hanya memuat sedikit kegiatan dan memerlukan sedikt keputusan
yang bersifat sederhana. Format SOP ini dapat digunakan dalam
situasi dimana hanya ada beberapa orang yang akan melaksanakan
prosedur yang telah disusun.
b. Tahapan berurutan (Hierarchical steps)
Format ini merupakan pengembangan dari simple steps.
Digunakan jika prosedur yang disusun panjang, lebih dari 10 langkah
dan membutuh kan informasi yang lebih detail, akan tetapi hanya
memerlukan sedikit pengambilan keputusan.
c. Grafik (graphic)
Format grafik ini bertujuan untuk memudahkan dalammemahami prosedur yang ada dan biasanya ditujukan untuk
pelaksanaan eksternal organisasi (pemohon).
d. Diagram alir (flowcharts)
Flowcharts merupakan format yang biasa digunakan, jika
dalamSOP diperlukan pengambilan keputusan yang banyak
(kompleks) dan membutuhkan opsi jawaban (alternatif jawaban)
seperti:jawaban “ya” atau “tidak”, “lengkap” atau “tidak”, “benar”
atau “salah”, dsb. Simbol-simbol tersebut memiliki fungsi yang
bersifat khas (teknis dan khusus) yang pada dasarnya dikembangkan
dari simbol dasar flowcharts (basic symbols of flowcharts) yang terdiri
dari 4simbol, yaitu:
1. simbol kapsul/terminator, untuk mendiskripsikan kegiatan mulai
dan berakhir.
2. Simbol kotak/process, untuk mendiskripsikan proses atau
kegiatan eksekusi.
3. Simbol belah ketupat/decision, untuk mendiskripsikan kegiatan
pengambilan keputusan.
4. Simbol anak panah/arrow, untuk mendiskripsikan arah kegiatan
(alur proses kegiatan).
5. Simbol segi lima/off-page connector, untuk mendiskripsikan
hubungan antar simbol yang berbeda halaman.

Format standrad operating prosedure dalam bentuk flowcharts
terdiri dari 2jenis yaitu:

1. Linear flowcharts (diagram alir linier)
Ciri utama dari format linear flowcharts ini adalah unsur kegiatan
yang disatukan, yaitu: unsur kegiatan atau unsur
pelaksanaannya dan menuliskan rumusan kegiatan secara
singkat didalam simbol yang dipakai.
2. Branching flowcharts (diagram alir bercabang).
Format Branching Flowcharts memiliki ciri utama dipisahkannya
unsur pelaksana dalam kolom-kolom yang terpisah dari kolom
kegiatan dan menggambarkan prosedur kegiatan dalam bentuk
simbol yang dihubungkan secara bercabang-cabang.

2. Simbol-simbol dalam prosedur kerja
a. jenis-jenis simbol
1. Lingkaran besar (O)
2. belah ketupat
3.segi empat bujur sangkar
4.segi tiga terbalik
5.segi tiga ganda terbalik
6.lingkaran kecil
7.anak panah


b. Kegunaan Simbol-simbol dalam prosedur
1.jenis-jenis pekerjaan, tahap-tahap, gerakan-gerakan, dan bagian- bagian pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu bidang tugas.
2.Waktu rata-rata yang diperlukan baik untuk penyelesaian setiap tahap atau jenis pekerjaan dan waktu seluruhnya yang diperlukan untuk penyelesaian pekerjaan tersebut.
3.Persyaratan kecakapan dan keterampilan pegawai yang diperlukan untuk dapat mengerjakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.
4.Peralatan dan fasilitas kerja yang diperlukan untuk dapat mengerjakan pekerjaan.
5.Jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk suatu bidang tugas atau bidang kegiatan dan sebagai salah satu alat evaluasi kerja pegawai.
6.Apakah peralatan, fasilitas, dan tenaga kerja telah dimanfaatkan sesuai dengan kapasitas yang semestinya.
7.Kemacetan-kemacetan yang paling banyak terjadi.




C. JENIS-JENIS SOP DALAM ADMINISTRASI PERKANTORAN
1. berdasarka sifat kegiatan.
a. SOP teknis
ciri-ciri SOP teknis:
• pelaksanaan berjumlah satu orang atau satu kesatuan tim kerja atau jabatan meskipun dengan pemangku yang lebih dari satu.
• Berisi langakah rinci atau cara melakuakan pekerjaan atau langkah detail pelaksanaan kegiatan.
b. SOP administratif
ciri-ciri administratif:
• Pelaksanaan berjumlah banyak atau lebih dari satu aparetur atau lebih dari satu jabatan dan bukan merupakan satu kesatuan yang tunggal.
• Berisi tahapan pelaksanaan kegiatan atau langkah-langkah pelaksanaan kegiatan yang bersifat maokro ataupun mikro yang tidak menggambarkan cara melakukan kegiatan
.
D. AZAS-AZAS PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Asas-asas penyusunan standard operasional prosedur:
Asas pembukaan, yaitu disusun berdasarkan tata cara yang bentuk yang telah dibakukan sehingga dapat menjadi acuan yang baku dalam melakukankan suatu tugas.
Asas pertanggung jawaban, hal ini harus dapat dipertanggung jawabkan baik dari sisi isi, bentuk, prosedur, standar yang ditetapkan maupun dari sisi keabsahannya.
Asas kepastian, yakni adanya keseimbangan hak dan kewajiban
antara aparatur dan masyarakat sehingga masing-masing pihak
mempunyai tanggung jawab yang sama.
Asas keseimbangan, yakni adanya keseimbangan hak dan
kewajiban antara aparatur dan masyarakat sehingga masing-
masing pihak mempunyai tanggung jawab yang sama.
Asas keterkaitan, yaiyu harus terkait dengan kegiatan
administrasi umum baik secara langsung maupun tidak
langsung.
Asas kecepatan dan kelancaran, yakni yang dapat menjamin
terselesaikannya suatu suatu tugas pekerjaan sesuai dengan
waktu yang telah ditetapkan, tepat sasaran, menjamin
kemudahan dan kelancaran secara prosedural.
Asas keamanan, yaitu harus dapat menjamin kepentingan semua
pihak yang terlibat dalam pelaksanaan tugas.
Asas keterbukaan, yaitu keberadaan SOP dapat menciptakan
transparansi dalam pelaksanaan tugas

E. PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN STANDARD OPERASIONAL PROSEDUR
a) Standard operating prosedure harus ditulis secara jelas, sederhana dan tidak berbelit-belit sehingga mudah dimengerti dan diterapkan untuk satu kegiatan tertentu.
b) Standard operating prosedure harus dapat menjadi pedoman yang terukur baik mengenai norma waktu, hasil kerja yang tepat dan akurat, maupun rincian biaya pelayanandan tatacara pembayaran bila diperlukan adanya biaya pelayanan.
c) Standard operting prosedure harus dapat memberikan kejelasan kapan dan siapa yang harus melaksanakan kegiatan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dan sampai dimana tanggung jawab masing-masing pegawai/pejabat.
d) Standard operating prosedure harus udah dirumuskan dan selalu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan kebijakan yang berlaku.
e) SOP harus menggambarkan alur kegiatan yang mudah ditelusuri jika terjadi hambatan.

1.Manfaat prosedur tertulis adalah;
a. Planning-controlling
> mempermudah dalam pencapaian tujuan.
> merencanakan besarnya beban kerja yang optimal bagi masing-masing pegawai.
> menghindari pemborosan atau memudahkan penghematan biaya.
> mepermudah pengawasan.
b. Organizing
>mendapatkan intruksi kerja yang dapat dimengerti oleh bawahan.
> dihubungkan dengan alat yang mendukung pekerjaan kantor dan dokumen.
> menciptakan konsistensi kerja.
c. Staffing-leading
> memmbantu atasan dalam memberikan intruksi kerja bagi pegawai.
> konseling untuk bawahan agar memberikan kontribusi maksimal
> mempermudah pemberian penilaian bagi bawahan.
d. Coordination
> menciptakan koordinasi yang baik antar departemen
> untuk menetapkan dan membedakan prosedur rutin dan independen

F. TEKNIK MENYUSUN SOP
Ada tujuh tahapan atau langkah yang dapat digunakan untuk
membuat suatu prosedur yang baik dan memaksimalkan semua
potensi yang ada, anatara lain sebagai berikut:
1. Menentukan tujuan yang ingin dicapai.
2. Membuat rancangan awal.
3. Melakukan evaluasi internal.
4. Melakukan evaluasi eksternal.
5. Melakukan uji coba.
6.Menempatkan prosedur pada unit terkait.
7. Menjalankan prosedur yang sudah dibuat.

G. PENERAPAN SOP DALAM MANAJEMRN PERKANTORAN
Proses penerapan harus dapat memastikan bahwa output yang
dikehendaki dapat diwujudkan yaitu:
1. Setiap pelaksanaan mengetahui SOP yang baru disusun dan alasan perubahannya.
2. Salinan/kopi SOP disebarluaskan sesuai kebutuhan dan siap diakses oleh semua pengguna potensial.
3. Setiap pelaksanaan mengetahui perannya dalam SOP dan dapat menggunakan semua pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki untuk menerapkannya secara aman dan efektif.
4. Ada mekanisme untuk memonitor/memantau kinerja, mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul, dan menyediakan dukungan dalam proses penerapan SOP.

-Kesimpulan

SOP sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan untuk ada dan para pekerja harus memahami dan mengimplementasikannya ketika bekerja.

-Referensi

MODUL PORTAL BLC TELKOM KLATEN // REPOSITORY // SOP K3 MANAGEMENT PROJECT // PENGERTIAN_STANDAR_OPERASIONAL_PROSEDUR.pdf 

Sekian dari blog saya, apabila terdapat kesalahan dan kekurangan kata saya mohon maaf, semoga setelah membaca ini pembaca semua dapat terbantu dan selalu mendapat lindungan dari Allah SWT. 

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Jumat, 27 Juli 2018

DESAIN GRAFIS ;Pengertian, Unsur, Prinsip.

Juli 27, 2018 0 Comments

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Halo teman-teman! Bertemu lagi di blog saya di postingan ke 5 saya. Kali ini, saya akan membagikan tentang desain grafis. Selamat membaca!

-Pengertian

Desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. 

-Latar Belakang

Sejarah desain grafis tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan seni rupa. Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.

 -Maksud dan Tujuan

Agar dapat memahami tentang desain grafis

-Pokok Pembahasan

 Unsur-unsur desain grafis yaitu:

1. Garis (Line)

Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lainnya. Garis dapat diartikan sebagai goresan pensil, pena, atau mouse dalam komputer dan lain sebagainya. Garis tidak mengenal istilah kedalaman (depth), dan hanya memiliki ketebalan dan panjang, oleh sebab itu garis sering dimaknai sebagai elemen satu dimensi. Bentuk garis memiliki banyak variasi, bentuk garis itu sendiri biasanya dapat memaknai penggunaanya. contoh penggunaan garis misalnya:

  • Garis lurus, garis lurus biasanya diidentikan dengan kesan kaku, variasi ini biasanya digunakan sebagai  simbol formalitas.
  • Garis lengkung, penggunaan garis lengkung biasanya memberikan kesan lembut dan luwes.
  • Garis zigzag, garis zigzag sering dimaknai sebagai garis yang keras sekaligus dinamis.
  • Garis tidak beraturan, garis ini bisanya menimbulkan kesan fleksibel dan informal.
  • Garis horizontal, horizontal melambangkan kesan pasif.
  • Garis vertikal, vertikal sering dimaknai sebagai bentuk garis yang memiliki kesan stabil.
  • Garis diagonal, garis ini dapat diartikan sebagai makna aktif, dinamis dan menarik perhatian.

penggunaan garis sendiri dapat memberikan perbedaan dalam perasaan dan juga dalam menstimulus ataupun mengeksekusi sebuah gagasan atau ide. Misalnya saja dengan mengubah tekanan, lekukan, ketebalan, akan menimbulkan hasil yang berbeda. Penggunaan garis dalam desain komunikasi visual tidak terikat dengan aturan  dam pakem tertentu, karena pada dasarnyagaris merupakan sebuah elemen visual yang dapat dipakai dimana saja.
Dalam penggunaanya, sebuah garis perlu diperhitungkan secara cermat, sehingga tidak terkesan asal-asalan dan dipaksakan. Penggunaan variasi garis yang sangat bagus akan menambah unsur estetika dan kenyamanan untuk orang yang melihat. Karena tujuan dari desain komunikasi visual sendiri adalah untuk menyajikan informasi baik verbal maupun visual agar dapat sampai dengan mudah, menyenangkan, sekaligus mengesankan. Desainer grafis sering kali juga menggunakan unsur garis sebagai ilustrasi.


2. Bidang (Shape)
Bidang atau biasanya juga disebut shape merupakan segala bentuk apapun yang memiliki dimensi tinggi dan lebar bidang dapat berupa bentuk-bentuk geometris seperti (lingkaran, segitiga, segiempat, elips, setengah lingkaran, dan sebagainya) dan bentuk-bentuk yang tidak beraturan. Bidang geometris memiliki kesan yang formal, sedangkan bidang non geometris memiliki kesan yang lebih dinamis dan tidak formal.

3. Tekstur (Texture)

Dalam desain grafis tekstur adalah nilai halus dan kasarnya sebuah benda, atau juga bisa disebut nilai raba. Penggunaanya dapat dimayakan untuk memberikan visual yang berkesan dan berkarakter. Dalam sebuah desain komunikasi visual tekstur sering digunakan untuk mengatur keseimbangan dan kontras. Pada prakteknya tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit, kayu, dan sebagainya. Penggunaan tekstur dalam desain grafis juga biasanya sering diaplikasikan pada latar desain atau sering kita sebut background desain.


4. Ruang (Space)
Ruang atau space merupakan jarak anatara suatu bentuk dengan bentuk yang lainnya, yang pada desain grafis biasanya dapat dijadikan sebagai unsur pemberi efek estetika desain. Dalam pengertian desain grafis area yang kosong yang berada diantara elemen-elemen visual juga dianggap sebagai elemen desain. Bidang kosong dimaksudkan untuk menambah kesan nyaman dan “istirahat” serta memberikan kesan tekanan kepada objek visual yang ada dalam sebuah desain.

 5. Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain grafis yang mendefinisikan besar kecilnya suatu objek. Unsur ini digunakan untuk memperlihatkan  objek manakah yang kita mau tonjolkan karena dengan menggunakan unsur ini seorang desainer grafis akan dapat menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada objek desain sehingga orang akan tahu skala prioritas objek yang akan dilihat terlebih dahulu dibandingkan yang lainnya, misalnya saja untuk ukuran suatu judul akan lebih besar dari skala objek yang lainnya.

6. Warna (Colour)
Warna adalah elemen dari unsur desain grafis yang menjadi penarik perhatian paling utama. Penggunaan warna yang tepat akan berbanding lurus dengan kualitas, citra, keterbacaan, dan penyampaian pesan dalam desain tersebut. semisal adalah untuk penggunaan warna yang lembut akan memancarkan kesan romantis, kedamaian, dan kenyamanan. Sedangkan warna-warna tegas dan terang akan memberi kesan dinamis. Menghindari memadukan warna yang salah adalah sangat penting untuk menjauhi penafsiran yang salah oleh orang yang melihatnya. Warna memiliki karakteristik, kegunaan, dan makna masing-masing. Dalam seni rupa, warna dibagi kedalam 3 dimensi, yaitu:
  • Dimensi Pertama: Hue
Pembagian warna berdasarkan nama-nama warna, seperti merah, kuning, hijau, dan lainnya. Berdasarkan Hue, kemudian warna dibagi lagi kedalam tiga golongan yaitu warna primer (merah, kuning, biru), dan warna sekunder yang merupakan campuran dua warna primer dengan komposisi yang seimbang. Misalnya percampuran warna kuning dan biru akan menghasilkan warna hijau.
  • Dimensi Kedua: Value
Value merupakan dimensi terang-gelapnya warna, pada dasarnya setiap warna bisa diterangkan yang kemudian hasilnya kan menjadi warna yang lebih muda. Contohnya adalah jika warna biru diterangkan akan menghasilkan biru muda.
  • Dimensi Ketiga: Intensity
Intensity dapat diartikan sebagai tingkat kemurnian atau kejernihan warna (brigtness of colour). Warna-warna yang belum dicampur dan masih murni disebut pure hue. Para pelukis atau desainer grafis pada umumnya lebih sering mengekspresikan karyanya dengan warna-warna turunan, karena biasanya warna-warna murni terlalu mentah untuk diaplikasikan dalam sebuah lukisan.

Prinsip-prinsip desain grafis yaitu :
1.    Keseimbangan (balance)
Sesuai namanya keseimbangan di sini berarti keseluruhan komponen-komponen desain harus tampil seimbang. Tidak berat sebelah. Desainer harus memadukan keseimbangan antara tulisan, warna, atau pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah. Ada dua pangkal pokok yang dipakai dalam menerapkan keseimbangan, yaitu keseimbangan simetris dan asimetris. Di mana simetris berdasarkan pengukuran dari pusat yang menyebar ke arah sisi dan kanan. Sedangkan asimetris berarti pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap halaman,
2.    Kesatuan (unity)
Kesatuan dalam prinsip desain grafis adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Dengan prinsip kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi sebuah kepaduan dan menghasilkan tema yang kuat, serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling mengikat. Karena penting adanya menyuguhkan klien sebuah desain yang mengandung arti yang kuat sesuai dengan tema yang diminta.
3.    Ritme (rhythm)
Ritme adalah pembuatan desain dengan prinsip yang menyatukan irama. Bisa juga berarti pengulangan atau variasi dari komponen-komponen desain grafis. Irama dihasilkan oleh unsur-unsur yang berbeda dengan pola yang berirama dan unsur serupa serta konsistensi. Jenis irama meliputi regular, mengalir(flowing), dan prosesif atau gradual.
4.    Penekanan (emphasis)
Dalam setiap bentuk desain ada hal yang perlu ditonjolkan lebih dari yang lain. Tujuan utama dari penekanan ini adalah untuk mewujudkan hal itu sehingga dapat mengarahkan pandangan khalayak sehingga apa yang mau disampaikan tersalur. Tapi yang perlu diingat adalah tidak semua elemen harus ditonjolkan karena bila itu terjadi, desain akan berakhir terlalu ramai dan pensan tidak dapat disampaikan.
5.    Proporsi
Proporsi merupakan hubungan perbandingan antara bagian dengan bagian lain atau bagian dengan elemen keseluruhan. Dapat diartikan pula sebagai perubuhan ukuran/size tanpa perubahan ukuran panjang, lebar, atau tinggi, sehingga gambar dengan perubahan proporsi sering terlihat distorsi.

 -Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
https://ilmuseni.com/seni-rupa/seni-grafis/unsur-desain-grafis
http://www.jagodesain.com/2017/06/prinsip-desain-grafis.html

Sekian dari blog saya, apabila terdapat kekurangan saya mohon maaf.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Kamis, 26 Juli 2018

APLIKASI EDITING VIDEO BERBASIS LINUX DAN CARA MENGINSTALLNYA

Juli 26, 2018 1 Comments

-Pengertian-
Aplikasi adalah suatu program komputer yang dibuat untuk mengerjakan dan melaksanakan tugas khusus dari pengguna. Linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Open source adalahsistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet).

-Maksud dan tujuan-
Setelah membaca artikel ini, kita akan mengetahui aplikasi edit video apa saja yang terdapat di linux.

-Pokok Pembahasan-
Pada zaman modern seperti sekarang ini, banyak orang memilih menggunakan linux sebagai sistem operasi di komputer atau laptopnya karena linux tergolong sistem operasi yang ringan dan mudah digunakan. Banyak juga bagi para editor-editor yang menggunakan linux membutuhkan aplikasi edit video ataupun audio untuk memenuhi pekerjaannya, tugasnya, atau sekedar hobi saja. Berikut ini akan saya bagikan tentang aplikasi edit video dan audio yang terdapat di linux. Selamat membaca, good reader!

-Aplikasi edit video
1. Lightworks
Lightworks merupakan salah satu video editor terbaik yang mendapatkan penghargaan. Aplikasi ini ternyata sudah ada dan digunakan oleh profesional dalam industri film sejak awal 1990an. Lightworks versi pro telah digunakan oleh profesional untuk menciptakan film-film besar seperti Pulp Fiction, Heat, Hugo, The King’s Speech, dan lain-lain. Jadi kemampuannya tak diragukan lagi.
Aplikasi ini bisa diunduh di www.lwks.com. Setelah mengunduh dan menginstalnya maka kita bisa langsung membuka aplikasi ini.

2.Kdenlive
Kdenlive merupakan video editor di GNU/Linux yang memiliki fitur cukup lengkap. Jika anda yang terbiasa dengan Adobe Premiere di lingkungan Windows atau Macinthos, di sini penggunaan Kdenlive tidak jauh berbeda dengan yang ada di Adobe Premiere. Mulai dari memasukkan video atau gambar, dan juga audionya, hampir sama dengan yang ada di Adobe Premiere selama ini.Kdenlive merupakan free software (perangkat lunak bebas) sebagai video editor yang tersedia untuk GNU/Linux. Kdenlive dikembangkan oleh organisasi, dan bisa anda download di kdenlive.org atau jika anda menggunakan ubuntu atau turunan debian lainnya, anda bisa langsung install menggunakan perintah :
sudo apt-get install kdenlive

3. Openshot
OpenShot merupakan proyek perangkat lunak open source di bidang multimedia yang dikembangkan oleh Jonathan Thomas dan tim mulai tahun 2008. Perangkat lunak open source ini disediakan untuk berbagai macam distribusi (distro) Linux dan saat ini sudah dipaketkan di setiap repository. Cara install openshot melalui terminal dengan perintah PPA yaitu :

sudo add-apt-repository ppa:openshot.developers/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install openshot openshot-doc


4. Flowblade Movie Editor
Flowblade adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk memberikan yang cepat, Pengalaman yang tepat dan kuat editing, memanfaatkan model insert editing film gaya seperti alur kerja. Menawarkan alat editing dasar, termasuk 3 alat bergerak, 3 alat langsing, dan 4 metode untuk menambahkan / menambahkan klip ke timeline. Cara install flowblade menggunakan terminal :
sudo apt-get update
sudo apt-get install flowblade
5. Cinelerra
 
Cinelerra telah dikembangkan dari tahun 1998 dan kini telah mencapai versi 6. Menurut ifnromasi yang ditampilkan di website resminya, Cinelerra telah di unduh sebanyak 5 juta kali. Sama seperti Lightworks, Cinelerra juga aplikasi editing video untuk film.
Terdapat banyak sekali tools yang berguna untuk membuat film kamu menjadi lebih menarik seperti efek-efek, menu edit, pemberian teks, dan masih banyak lagi. Cara menginstall cinelerra melalui terminal yaitu :
sudo add-apt-repository ppa:cinelerra-ppa/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install cinelerra-cv

Sekian dari blog saya kali ini, apabila terdapat kekurangan dan kesalahan, saya mohon maaf. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.